Inilah Riwayat Tujuh Transit Venus Yang Diketahui

Inilah Riwayat Tujuh Transit Venus Yang Diketahui - Ahli astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Sten Odenwald mengatakan manusia baru tujuh kali menyaksikan transit, terhitung sejak ditemukannya teleskop.

Pengamatan transit pertama dilakukan oleh dua astronom amatir, Jeremiah Horrocks dan William Crabtree. Keduanya melakukan pengamatan dari tempat terpisah: Liverpool dan Manchester. Pada 4 Desember 1639, menggunakan proyeksi teleskop, keduanya menyaksikan noktah hitam bergerak di depan matahari.


http://images2.tempo.co/?id=35270&width=475

Pada abad ke-18, tak ada seorang pun ahli astronomi mengetahui tinggi matahari di langit. Diskusi oleh ahli astronomi selama satu abad sampai pada kesimpulan bahwa transit bisa digunakan untuk mengukur jarak matahari. Penghitungan ini menggunakan prinsip triangulasi. Pada waktu bersamaan, pengamat di dua lokasi akan menyaksikan Venus di posisi berbeda di piringan matahari. Perbedaan posisi ini menentukan jarak matahari.

Transit 1761 menjadi kesempatan pertama pengukuran jarak matahari. Astronom di Eropa dan Amerika menyebar ke berbagai lokasi sambil membopong teleskop canggih yang mereka miliki. Termasuk ke Indonesia. Pengamatan berhasil dilakukan di Batavia. Ketika itu, Gerrit de Haan, Pieter Jan Soele, dan Johan Maurits Mohr mengamati transit dari Jakarta bermodalkan dua teleskop cermin. Pengamatan berlangsung sukses dan hasilnya dilaporkan Moore dalam karya ilmiah yang terbit dua tahun kemudian. Transit 1761 disaksikan oleh 176 orang di seluruh dunia.

Pada 1769, pelaut kondang asal Inggris, James Cook, kembali mengukur jarak matahari. Dalam pelayarannya, ia membawa ahli astronomi untuk mengamati transit dari lokasi bernama "Point of Venus" di Tahiti. Kehadiran wartawan yang selalu mengirimkan laporan terbaru ekspedisi ini membuat upaya Cook menjadi perhatian luas masyarakat Eropa dan Amerika. Pengamatan Cook kemudian dibandingkan dengan data dari Norrington dan Pennsylvania, Amerika Serikat.

"Masyarakat antusias dengan upaya ilmuwan mengukur benda pengisi alam semesta," ujar Odenwald melalui telekonferensi. Pada 1770, kapal Endeavour James Cook merapat di Batavia. Mohr pun bertemu dengan Cook dan bertukar data pengamatan transit. "Sepasang transit di abad ke-18 ini belum memberikan kepastian jarak matahari," ujar Odenwald. "Peralatan pengukuran waktu itu belum canggih benar."

Setelah menunggu lebih dari satu abad, astronom memanfaatkan transit Venus pada 1874 dan 1882. Ketika itu dunia telah mengenal fotografi sehingga pergerakan Venus bisa direkam menggunakan kamera.

Pada abad ke-19, transit Venus juga mulai menjadi perhatian masyarakat. Di Amerika Serikat, masyarakat menggunakan kaca yang digelapkan untuk menatap matahari dan noktah hitam. Jumlah orang yang menyaksikan transit pun membengkak dibandingkan fenomena sebelumnya. Transit Venus pun menjadi tontonan masyarakat di seluruh dunia.

Transit terakhir terjadi 8 Juni 2004. Delapan tahun lalu, Venus--Dewi Cinta dalam mitologi Romawi--melintas selama 6 jam 12 menit di sisi selatan matahari. Ketika itu, transit bisa disaksikan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hanya penduduk Pasifik Selatan yang tak bisa menyaksikan fenomena tersebut. Dalam waktu dekat, tepatnya pada 6 Juni 2012, dunia sudah siap menonton fenomena ini karena selanjutnya transit ini akan terjadi lagi pada 2117. ( tempo.co )

Blog : Berita Tekhnologi | Inilah Riwayat Tujuh Transit Venus Yang Diketahui

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia Purba Ternyata Lebih Maju Dari Indonesia Modern

Ternyata Orang Eropa Adalah Keturunan Firaun

Mengenal Nikotin Sebagai Obat, Manfaat Dan Bahayanya