Penemuan Kilang Anggur Tertua di Dunia Di Armenia

Penemuan Kilang Anggur Tertua di Dunia Di Armenia - Kilang anggur tertua telah ditemukan di dalam sebuah gua di pegunungan wilayah Armenia. - Sebuah tong untuk memeras buah anggur, kendi untuk fermentasi, cangkir, dan mangkuk untuk minum berusia sekira 6. 100 tahun yang lalu ditemukan di dalam sebuah gua oleh tim peneliti internasional. Demikian seperti yang diberitakan The Star.

Ini merupakan contoh paling awal dari produksi anggur secara lengkap, berdasarkan keterangan Gregory Areshian dari University of California, Los Angeles, Amerika Serikat. Areshian memimpin penggalian tersebut.

"Penemuan ini adalah bukti paling awal mengenai produksi minuman anggur," ucap Gregory .


http://suaramedia.com/images/resized/images/stories/2011/1berita/1_tekno/anggur_nationalgeographic_200_200.jpg
Kilang Anggur tertua yang ditemukan oleh para arkeolog di pegunungan wilayah Armenia. (Foto: nationalgeographic.com)


Penemuan yang diumumkan oleh National Geographic Society ini, diterbitkan oleh edisi online dari Journal of Archaeological Science.

Di wilayah Armenia yang sama juga merupakan situs dari penemuan sepatu kulit tertua, yang berusia 5.500 tahun yang lalu.

Penemuan di wilayah tersebut dikenal sebagai 'Areni-1', yang mana ditemukan pada musim panas yang lalu.

Menurut para arkeolog, di dalam gua tersebut ada baskom kecil berukuran sekira 3 kaki yang dimaksudkan untuk mengeringkan anggur untuk dimasukkan ke dalam tong besar.

Baskom tersebut mungkin digunakan untuk memeras anggur dengan menggunakan kaki mereka, sebuah metode pemerasan tradisional selama berabad-abad.

Para ilmuwan juga menemukan bibit anggur yang mana berjenis Vitis Vinifera Vinifera, jenis anggur yang digunakan untuk membuat minuman anggur.

Karena tempat pembuatan minuman anggur kuno ini dikelilingi oleh kuburan, maka para ilmuwan berkesimpulan kalau anggur tersebut dikonsumsi untuk kepentingan upacara-upacara keagamaan.

Tak hanya itu, tempat penyimpanan anggur itu mirip wadah yang juga ditemukan di sekitar wilayah Mediterania. Temuan itu diterbitkan dalam jurnal edisi online Journal of Archaeological Science.

Produksi anggur berskala besar menunjukkan pemanfaatan minuman anggur dari Eurasia berhasil dimanfaatkan secara lokal, ujar McGovern yang juga menulis buku Uncorking the Past: The Quest for Wine, Berr and Other Alcoholic Beverages. ( suaramedia.com )


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia Purba Ternyata Lebih Maju Dari Indonesia Modern

Ternyata Orang Eropa Adalah Keturunan Firaun

Mengenal Nikotin Sebagai Obat, Manfaat Dan Bahayanya