Ada Spesies Kadal Aneh Jadi Menu Masakan Di Restoran Vietnam

Ada Spesies Kadal Aneh Jadi Menu Masakan Di Restoran Vietnam — Menemukan spesies unik di hutan rimba mungkin sudah biasa. Tapi, bagaimana kalau spesies itu ditemukan di rumah makan?

Pasangan ayah dan anak yang sama-sama peneliti reptil, Lee Grismer dan Jesse Grismer, berhasil mengidentifikasi spesies kadal baru yang ditemukan di sebuah rumah makan di Vietnam. Kadal itu berjenis kelamin perempuan dan mampu berkembang biak secara aseksual alias bisa beranak tanpa kawin.



http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/11/10/1354456620X310.jpg
Spesies kadal Leiolepis ngovantrii.


Nama spesies kadal yang ditemukan adalah Leiolepis ngovantrii. Sebenarnya, ini bukan kali pertama spesies kadal tersebut dijumpai. "Orang-orang Vietnam telah menjadikannya makanan sehari-hari. Rumah makan juga telah menjadikannya salah satu menu masakan yang dijual," kata Lee yang menjadi ahli reptil di La Sierra University di Riverside, California.

Penelitian dimulai ketika rekan Lee, Ngo Van Tri, dari Vietnam Academy of Science and Technology, melihat spesies kadal tersebut di rumah makan. Ia merasa ada kejanggalan pada kadal tersebut karena semuanya memiliki warna yang sama. Ia kemudian memotretnya dan mengrimkan fotonya kepada Lee.

Lee kemudian datang ke Ho Chi Min City bersama Jesse. Setelah sempat kehabisan stok ketika mencarinya di sebuah rumah makan, ayah dan anak ini akhirnya berhasil mengumpulkan lebih kurang 70 kadal. Mereka mengidentifikasinya dan akhirnya menemukan fakta bahwa semua spesies kadal itu berjenis kelamin betina.

Spesies kadal yang seluruhnya betina ini bereproduksi secara partenogenesis. Dengan sistem reproduksi itu, kadal ini bisa melepaskan sel telurnya yang sudah matang dan "menggabungkannya" dengan sel telur lain yang dia produksi. Gabungan dari dua sel telur itulah yang membentuk individu baru.

Lee mengatakan, kadal yang dia temukan mungkin merupakan hibrida dari garis maternal dan paternal dari dua spesies berbeda yang saling terkait, sebuah fenomena yang biasa terjadi di zona transisi. "Jadi, spesies yang ada di suatu daerah dan daerah lain dalam waktu tertentu bertemu dan bereproduksi untuk membentuk hibrida," kata Lee.

Setelah melakukan tes DNA mitokondria kadal tersebut, Lee menemukan bahwa garis maternal dari kadal itu adalah spesies Leiolepis guttata. Sementara itu, garis paternalnya belum diketahui karena sulitnya mengidentifikasi garis paternal dengan DNA mitokondria. Hasil studi ini dipublikasikan di jurnal Zootaxa tanggal 22 April 2010. ( National Geographic News )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia Purba Ternyata Lebih Maju Dari Indonesia Modern

Ternyata Orang Eropa Adalah Keturunan Firaun