Awas ... !!! Ternyata Produk Ramah Lingkungan Juga Sangat Berbahaya

Awas ... !!! Ternyata Produk Ramah Lingkungan Juga Sangat Berbahaya – Kebanyakan konsep tentang benda-benda yang dapat didaur ulang, mulai dari kantong sampah sampai pembalut, sudah aman terhadap lingkungan. Hal tersebut terkait dengan disain produk tersebut yang memang dibuat agar bisa hancur dan larut ke alam secara alami dengan cepat. Tapi tunggu dulu, ilmuwan menemukan bahwa sebenarnya, produk-produk yang bisa didaur ulang tersebut pada dasarnya tidak benar-benar ramah lingkungan.

Ilmuwan di Fakultas Teknik Sipil, Konstruksi, dan Lingkungan, North Carolina State University, melakukan sebuah penelitian yang hasilnya dipublikasikan di Jurnal Environmental Science & Technologi edisi online pada akhir Mei lalu. Dikemukakan bahwa hasil penelitian mereka menyebutkan bahwa produk yang bisa didaur ulang itu ternyata telah melepaskan gas rumah kaca, yakni metana, saat mereka luruh ke dalam tanah.

Menurut penelitian, emisi itu terjadi, lantaran produk-produk itu didesain untuk luruh secara lebih cepat. Percepatan inilah yang menyebabkan proses luruh justru menghasilkan emisi.


http://static.arrahmah.net/images/_t/r_w_285/stories/2011/06/daur-ulang.jpg


Kepala penelitian tersebut, Morton Barlaz, dan koleganya, meneliti apa yang terjadi pada sampah makanan, kertas, koran, dan polimer terdaur-ulang yang dinamai PHBO yang ditanam di tanah urukan orang Amerika. Eksperimen mereka menunjukkan bahwa material dengan angka peluruhan yang lebih tinggi ternyata membuang lebih banyak gas metana ke atmosfir.

“Semakin lambat gas terbentuk, semakin banyak ia disimpan di tanah,” tutur Barlaz. “Itulah fungsi tanah urukan bekerja, sistem pengumpulan bekerja setelah sampah dikubur.”

Selama masa antara, biasanya kira-kira dua tahun, lebih cepat proses peluruhan berjalan, lebih banyak metana yang dilepaskan. Menurut para peneliti, supaya produk daur ulang itu lebih ramah lingkungan, maka proses peluruhannya harus diperlambat dan lebih banyak metana yang dikumpulkan bukan dilepas.

Metana dari tanah urukan bisa menolong lingkungan. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat melaporkan bahwa sepertiga sampah yang dihasilkan Amerika Serikat dan dibuang ke tempat penimbunan telah menangkap metana dan digunakan untuk menghasilkan panas dan listrik. Sepertiganya terkubur di tanah dan sisanya terbuang ke angkasa.

Nah, ternyata masih banyak hal yang harus direvisi lagi dalam ‘mencipta’ produk ramah lingkungan. Tidak hanya diperhatikan dampak bagi tanah di Bumi tetapi juga dampaknya terhadap atmosfer kita. ( arrahmah.com )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia Purba Ternyata Lebih Maju Dari Indonesia Modern

Ternyata Orang Eropa Adalah Keturunan Firaun

Mengenal Nikotin Sebagai Obat, Manfaat Dan Bahayanya