Beginilah Caranya Agar Radiasi Handphone Menjadi Tidak Berbahaya

Beginilah Caranya Agar Radiasi Handphone Menjadi Tidak Berbahaya - Adanya radiasi handphone yang menyebabkan gangguan kesehatan hingga kini memang masih menjadi perdebatan. Meski masih dalam perdebatan, sebagai produk elektronik yang memancarkan gelombang, keberadaan handphone perlu pengaturan dan tata cara pakai yang pas dan aman.

Dr. George Carlo, pensiunan peneliti industri handphone dari Amerika menyebutkan setiap tahun terjadi 30 sampai 50 ribu kasus gangguan kesehatan akibat handphone. Dr. Carlo juga mengatakan pada tahun lalu di negaranya terjadi 500 ribu kasus gangguan kesehatan akibat handphone. Dalam kaitan tersebut, Taraka Serrano, penulis dan advokat kesehatan memberikan beberapa tips yang sekiranya berguna untuk menghindari BAHAYA RADIASI dari HANDPHONE.


http://md.the-pawon.com/file/images/radiasi%20hp.gif


1. Batasi Penggunaan Waktu bicara


Biasakan untuk membatasi waktu bicara di handphone, paling tidak persiapkan terlebih dahulu materi untuk pembicaraan. Setelah dua menit Anda berbincang di handphone maka aktifitas natural electrical akan mulai meningkat ke otak.

2. Rentan Terhadap Anak-anak


Anak-anak tentu memiliki ketahanan fisik yang lebih lemah ketimbang orang dewasa, termasuk dalam hal radiasi handphone. Untuk itu biasakan Anak Anda untuk tidak terlalu sering memanfaatkan handphone untuk aktifitas voice. Tapi Anak-anak perlu juga diberi pemahaman untuk pemanfaatan handphone di kala darurat.

3. Manfaatkan Airtube Headset


Walau telah menggunakan headset bukan berarti Anda bisa terbebas dari efek radiasi. Salah satu solusi yakni manfaatkan airtube headset. Jenis headset ini dilengkapi lubang atau rongga pada speakernya.

4. Jangan Masukkan Handphone di Saku Celana


Material bahan di celana kadang dapat menjadi konduktor yang cepat untuk radiasi, ketimbang reaksi ke bagian kepala. Salah studi mengungkapkan posisi handphone di saku celana, terutama dekat lipatan paha bisa berpengaruh pada kualitas sperma hingga turun 30 persen. Ini bisa menjadi perhatian penting bagi para pria.

5. Jeda Saat Melakukan Panggilan


Saat Anda menggunakan handphone tanpa headset, tunggu beberapa saat sampai panggilan Anda terkoneksi ke jaringan operator, baru kemudian tempelkan telinga ke speaker. Sedikit banyak hal ini bisa mengurangi efek radiasi.

6. Jangan Gunakan Handphone di Elevator.


Elevator (Lift) telah menjadi standar fasilitas di gedung-gedung bertingkat. Elevator pun kini sudah banyak yang dilengkapi penguat sinyal oleh para operator. Namun ada pendapat untuk menunda bertelepon di dalam ruang metal tertutup, dalam hal ini adalah elevator dan kendaraan box. Alasannya aktifitas handphone dapat memicu hukum Faraday sehingga bisa menjebak radiasi yang dipancarkan dan di khwatirkan akibatnya berbalik ke pengguna.

7. Indikator Kekuatan Sinyal


Dikala ingin melakukan panggilan, sebaiknya perhatikan pula kondisi jaringan operator di layar handphone. Jika melakukan panggilan di saat sinyal lemah atau satu bar maka proses kerja handphone untuk terkoneksi ke jaringan operator bertambah berat. Ini juga membawa efek pada tingkat radiasi.

8. Gunakan Handphone dengan SAR Rendah


Setiap handphone yang beredar memiliki tingkat SAR (specific absorption rate) yang berlainan. SAR diartikan sebagai ukuran tingkat penyerapan energi dari RF (radio frequency) yang dapat masuk ke dalam tubuh. Semakin rendah tingkat SAR maka kian bagus handphone yang dimaksud. Indikator SAR umumnya sudah disertakan dalam buku manual pengoperasian handphone.

9. EMR Protection


Gunakan perangkat baik handphone ataupun lainnya dengan validasi EMR (Electric & Magnetic Radiation) protection. Salah satu yang mencuat saat ini seperti pemanfaatan bio energy dan Scalar Energy. Radiasi EMR dapat bersifat kumulatif pada tubuh Anda, wujud yang paling mudah dilihat yakni biological stress. Jadi sangat penting untuk menggunakan Pelindung Anti Radiasi.

10. Mengkonsumsi Suplemen


Radiasi dari perangkat Microwave di base station dapat mengurangi tingkat anti oxidant di dalam tubuh. Hal ini bisa menjadi ancaman, sebab anti oxidant diperlukan tubuh untuk perlindungan dan membawa pengaruh pada indikator stress, infeksi dan penyakit-penyakit lain. Untuk itu Anda perlu mengkonsumsi suplemen yang mengandung elemen Melatonin, Zinc, Gingko Biloba dan Bilberry Extract. Keempat elemen tersebut bisa meningkatkan anti oxidant, melindungi sel otak dan kesehatan mata.( muslimdaily.net )

READ MORE - Beginilah Caranya Agar Radiasi Handphone Menjadi Tidak Berbahaya

Ditemukan Sepasang Kekasih Yang Telah Berumur 1500 Tahun Di Italia

Ditemukan Sepasang Kekasih Yang Telah Berumur 1500 Tahun Di Italia — Arkeolog asal Italia menemukan fosil sepasang pria dan wanita yang sedang bergandengan tangan. Fosil pria wanita itu ditemukan di Italia bagian utara dan berasal dari abad kelima-keenam sehingga diperkirakan sudah berusia 1.500 tahun. Bersama fosil itu, arkeolog juga menemukan sebuah cincin perunggu yang dikenakan oleh fosil wanita. Arkeolog berpendapat, fosil tersebut mungkin saja sepasang kekasih.

"Kami percaya bahwa mereka dahulu terkubur dengan wajah saling memandang. Posisi fosil pria menunjukkan bahwa kepalanya terputar sebelum mati," kata Donato Labate, Direktur Ekskavasi dari Emilia-Romagna.

Selama penggalian, di kedalaman tiga meter, arkeolog menemukan 11 pekuburan. Fosil pasangan pria wanita ini ditemukan pada pekuburan yang ke-11.Selain itu, di kedalaman 7 meter juga ditemukan puing-puing bangunan kuno Roma.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/25/1552053p.jpg
Fosil sepasang kekasih yang berusia 1500 , ditemukan di Italia.


Labate mengungkapkan, manusia yang memfosil tersebut kemungkinan mati karena banjir melanda Sungai Tiepido pada 589, seperti dikisahkan Paul the Deacon.

Kristina Killgrove, pakar antropologi biologi dari University of North Carolina, mengatakan bahwa penemuan fosil yang tampak memiliki hubungan dan mati bersamaan bukan hal yang aneh.

"Tidak mengejutkan menemukan pasangan atau anggota keluarga mati bersama. Adanya epidemi, seperti black plague, yang menyerang Eropa bisa menyebabkan anggota keluarga mati ketika ingin menguburkan anggota keluarga lainnya," kata Killgrove.

Tahun 2007, pernah juga ditemukan fosil pasangan berusia sekitar 5.000-6.000 tahun di situs Neolitik dekat Mantua, 40 kilometer utara Verona. Fosil sepasang kekasih itu kini tengah dipelajari lebih lanjut oleh Giorgio Gruppioni, antropolog dari University of Bologna. Riset yang akan dilakukan terkait umur, hubungan keduanya, dan sebab kematian. ( kompas.com )

READ MORE - Ditemukan Sepasang Kekasih Yang Telah Berumur 1500 Tahun Di Italia

Misteri Amoeba Raksasa Dari Palung Mariana

Misteri Amoeba Raksasa Dari Palung Mariana — Ilmuwan dari Scripps Institute of Oceanography di University California San Diego menemukan makhluk hidup aneh di Palung Mariana, bagian lautan paling dalam di Bumi. Makhluk hidup aneh tersebut berupa amoeba raksasa, secara ilmiah disebut xenophyophores, ditemukan di kedalaman sekitar 10,5 km di bawah permukaan laut.

"Amoeba raksasa yang mengagumkan itu bisa beradaptasi dengan sangat baik di lingkungan ekstrem, tetapi pada saat yang sama sangat rentan dan tidak banyak dipelajari," kata Lisa Levin, biolog Laut Dalam yang juga Direktur Scripps Center for Marine Biodiversity and Conservation.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/24/0908465620X310.jpg
Xenophyophore adalah hewan bersel tunggal yang disebut Protists. Mereka ditemukan di dasar lautan


Levin menjelaskan, xenophyophores adalah salah satu individu satu sel terbesar, kadang bisa tumbuh hingga 10 cm. Studi terkini mengindikasikan, dengan menjebak partikel dalam air, xenophyophores bisa mengakumulasikan timbal, uranium, dan merkuri sehingga dianggap resisten terhadap logam berat.

Diketahui, xenophyophores sangat cocok hidup di tempat yang gelap, dingin, dan bertekanan tinggi seperti di kedalaman lautan. "Identifikasi sel raksasa di lingkungan laut terdalam ini membuka habitat baru bagi studi biodiversitas dan adaptasi lingkungan ekstrem," kata Levin seperti dikutip Foxnews, Jumat (21/10/2011).

Untuk bisa menemukan makhluk hidup ini, Levin bekerja sama dengan Eric Berkenpas dan Graham Wilhelm, insinyur pencitraan daerah sulit terjangkau dari National Geographic Society. Mereka menggunakan peralatan yang disebut "dropcams", terdiri dari kamera HD dan lampu yang berada di dalam bahan gelas. Peralatan ini mampu bertahan di lingkungan laut yang bertekanan tinggi. ( kompas.com )

READ MORE - Misteri Amoeba Raksasa Dari Palung Mariana

Kejutan Besar Dari Penemuan Rongga Aneh Dipermukaan Merkurius

Kejutan Besar Dari Penemuan Rongga Aneh Dipermukaan Merkurius — Wahana antariksa Messenger menemukan rongga aneh di permukaan Merkurius, planet terdekat dengan Matahari. Jumlah rongga yang ditemukan wahana antariksa itu cukup banyak, mulai dari yang berdiameter 18 meter hingga hampir 1,6 km, dan kedalaman 18-32 meter.

"Rongga-rongga ini kejutan besar. Kami selama ini berpikir bahwa Merkurius adalah lingkungan konstan, tidak banyak berubah, kecuali akibat tumbukan (komet). Namun, rongga ini tampak lebih muda dari kawah-kawah tempat mereka ditemukan. Jadi, itu menunjukkan bahwa permukaan Merkurius masih mengalami evolusi," kata David Blewett, anggota tim peneliti dari Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory.



http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/26/1554203620X310.jpg


Rongga seperti yang ditemukan di Merkurius sebenarnya juga terdapat di Mars. Perbedaannya, rongga di Mars memiliki warna kekuningan seperti keju, sementara rongga di Merkurius memiliki penampakan yang terang dan menyerupai halo (fenomena pembelokan sinar Matahari oleh partikel uap air di atmosfer). "Kami belum pernah menjumpai hal seperti ini di permukaan batuan," kata Blewett.

Blewett mengatakan, pembentukan rongga itu kini masih teka-teki. Namun, ia mengungkapkan bahwa pembentukannya tidak mungkin diakibatkan oleh angin dan hujan. "Tidak ada atmosfer di Merkurius. Karena itu, angin tidak bertiup dan hujan tidak turun. Jadi, rongga tidak mungkin diakibatkan oleh angin dan air. Pasti ada kekuatan lain yang bekerja," ungkap Blewett.

Karena Merkurius merupakan planet yang terdekat dengan Matahari, Blewett menduga bahwa pembentukan rongga dipengaruhi faktor panas dan cuaca ekstrem. Kuncinya, menurut Blewett, banyak rongga yang memiliki kedekatan dengan gundukan di kawah Merkurius. Gundukan itu diduga terbentuk akibat tumbukan benda langit seperti asteroid yang membentuk kawah. Material yang seolah tergali akibat tumbukan menjadi tidak stabil.

Blewett mencontohkan, "Mineral tertentu, misalnya yang mengandung belerang dan bahan lain yang mudah menguap, akan menguap bila terkena panas, angin Matahari, dan mikrometeroid."

Menurut Blewett, mungkin yang terjadi adalah penguapan sulfur. Ketika sulfur menguap, batuan menjadi lunak dan berpori sehingga mudah tererosi. Peristiwa itulah yang menyebabkan pembentukan rongga.

Penemuan rongga ini membuat ilmuwan berpikir kenbali tentang pembentukan Merkurius. Ada dua kemungkinan, pertama adalah adanya tumbukan di permukaan Merkurius saat planet itu masih berupa embrio, dan kedua adalah penguapan material mudah menguap seperti potasium dan belerang. ( kompas.com )

READ MORE - Kejutan Besar Dari Penemuan Rongga Aneh Dipermukaan Merkurius

Sejarah Panjang Gempa dan Tsunami di Bali

Sejarah Panjang Gempa dan Tsunami di Bali — Hari ini, Bali diguncang gempa berkekuatan 6,8 skala Richter dengan intensitas 4 MMI. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 10.16 WIB dengan pusat gempa di 143 kilometer barat daya Nusa Dua pada kedalaman 10 km.

Setidaknya tujuh gempa susulan terjadi setelah gempa di pagi hari itu. Salah satunya adalah gempa berkekuatan 5,6 skala Richter pada pukul 14.52 Wita. Pusat gempa susulan ini terjadi di 131 km barat daya Nusa Dua dan juga pada kedalaman 10 km.

Lindu yang getarannya terasa hingga Mataram, Malang, dan Yogyakarta dengan kekuatan lebih dari 6 SR ini bukan yang pertama kali menggoyang "Pulau Dewata". Sejarah mencatat bahwa Bali pernah diguncang gempa yang lebih dahsyat dan mengakibatkan tsunami.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/13/1055445620X310.JPG


Peneliti gempa dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman Natawijaya, mengatakan, gempa besar pernah terjadi di Bali pada tahun 1800-an. Gempa besar juga pernah terjadi pada 1979.

Berdasarkan data USGS, setidaknya ada 8 gempa besar yang pernah terjadi di Bali. Salah satu gempa paling tua yang tercatat terjadi pada 22 November 1815 dan 21 Januari 1917. Dalam sejarah gempa, kejadian tersebut dikatakan besar sebab kekuatannya mencapai 7 SR.

Gempa lain terjadi pada 14 Juli 1976, 26 Januari 1977, 21 Mei 1979, 20 Oktober 1979 dan 17 Desember 1979. Magnitude gempa tersebut bervariasi, mulai dari 5 SR sampai 6,6 SR.

Publikasi I Wayan Sengara dan rekannya dari Institut Teknologi Bandung menjelaskan bahwa beberapa gempa di Bali tergolong mematikan. Gempa pada 17 Desember 1979 di Karangasem menyebabkan 400 orang luka. Adapun gempa pada 29 Maret 1862 di Buleleng mencapai intensitas 7 MMI.

Data NOAA mengungkap bahwa ada beberapa gempa Bali yang mengakibatkan tsunami. Gempa 22 November 1815 mengakibatkan tsunami dan menewaskan 1.200 orang. Gempa 13 Mei 1857 juga mengakibatkan gejolak ombak setinggi 3,4 meter dan gempa 20 Januari 1917 mengakibatkan tsunami setinggi 2 meter.

"Secara umum, frekuensi gempa di Bali termasuk sedang. Untuk gempa di bawah 7 skala Richter, cukup banyak terjadi di bagian utara dan timur Bali. Kalau dibandingkan dengan gempa di utara Bali, gempa di selatan seperti hari ini lebih jarang," kata Danny kepada Kompas.com, Kamis (13/10/2011).

Meski demikian, Danny mengungkapkan perlunya meneliti lebih lanjut patahan-patahan yang berpotensi menyebabkan gempa di Bali. Sejauh ini pemetaan telah dilakukan dan penelitian tentang sifat serta potensi gempa yang mungkin terjadi sedang direncanakan. ( kompas.com )

READ MORE - Sejarah Panjang Gempa dan Tsunami di Bali

Cara Sederhana Menghilangkan Kutu Dalam Beras

Cara Sederhana Menghilangkan Kutu Dalam Beras — Anda sering kebingungan mencari cara untuk menyimpan beras agar terhindar dari kutu? Meski sudah disimpan dalam kotak khusus penyimpan beras, serangan kutu dalam beras kerap tak bisa dihindari.

Nah, untuk menghindari serangan kutu beras yang berakibat pada menurunnya kualitas beras, Anda bisa atasi dengan cara berikut:



http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Beras-Impor1.jpg



1. Masukkan 50 gram daun jeruk purut yang sudah ditumbuk ke dalam 10 kg beras.

Sesekali buka tempat penyimpanan beras agar beras tak berbau apek. Dengan daun jeruk purut, beras akan terbebas dari kutu dan punya aroma yang harum ketika dimasak.


2. Campurkan beras bersama 2-3 tangkai daun asam jawa yang telah dibersihkan atau dikeringkan ke dalam tempat penyimpanan beras.


3. Daun belimbing wuluh juga bisa digunakan sebagai penangkal kutu di tempat penyimpan beras.

Masukkan 2-3 tangkai daun belimbing wuluh yang sudah dibersihkan dan dikeringkan ke dalamnya.


4. Masukkan beberapa batang lada kering ke dalam campuran beras.

Ini juga bisa mengusir kutu.


5. Masukkan 1-3 buah cabai kering ke dalam beras.

Aroma cabai kering yang menyengat akan mencegah kutu beras datang kembali. Jangan lupa tutup kotak penyimpan dengan rapat, dan simpan di tempat kering dan sejuk. ( tribunnews.com )

READ MORE - Cara Sederhana Menghilangkan Kutu Dalam Beras

Inilah Jamur 'SpongeBob' Yang Ditemukan Di Hutan Hujan Kalimantan

Inilah Jamur 'SpongeBob' Yang Ditemukan Di Hutan Hujan Kalimantan - Jamur ini ditemukan di dalam hutan hujan, di bawah sebuah pohon, bukan di dasar laut seperti tempat tinggal Spongebob Squarepants, spons bercelana kotak, tokoh dalam film animasi televisi Amerika. Namun bentuknya yang berongga banyak seperti spons amat mirip dengan binatang laut tersebut sehingga spesies baru jamur itu diberi nama Spongiforma squarepantsii.

“Jamur itu ditemukan di hutan Kalimantan,” kata Dennis Desjardin, peneliti San Francisco State University. Dia memperkirakan masih banyak spesies lain, yang memiliki karakter unik dalam dunia jamur, belum ditemukan hingga saat ini.


http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQc0vqvLOTrV1dSm3icKg4wEo_kfEQp9sd3g6SSBouOI8DKckYJpQ


Berbentuk seperti spons laut, S. Squarepantsii ditemukan pada 2010 di the Bukit Lambir di Sarawak, Malaysia. Spesies jamur itu memiliki warna jingga terang, meski warnanya dapat berubah menjadi ungu bila diperciki zat kimia kuat. Baunya sepintas seperti buah-buahan atau bau jamur yang sangat tengik,” kata Desjardin dan timnya dalam jurnal Mycologia.

Di bawah mikroskop pemindai elektron, area penghasil spora pada jamur itu tampak seperti tube sponge di dasar laut, sehingga para ilmuwan memperoleh gagasan untuk menamainya seperti Bob, si spons laut yang terkenal itu. ( tempointeraktif.com )

READ MORE - Inilah Jamur 'SpongeBob' Yang Ditemukan Di Hutan Hujan Kalimantan

Inilah Bukti Lain Kalau Manusia Memang Berasal Dari Ikan

Inilah Bukti Lain Kalau Manusia Memang Berasal Dari Ikan - Sebuah tim peneliti Australia telah mempelajari evolusi otot kaki belakang ikan paru-paru (lungfish) sehingga dapat berjalan di darat. Hasil penelitian itu memberi petunjuk baru tentang bagaimana evolusi berlangsung pada tetrapoda --makhluk berkaki empat, dan nenek moyang kita-- yang membuat langkah-langkah kecil pertama di tanah 400 juta tahun yang lalu.

"Manusia hanya ikan modifikasi. Genom ikan tidak jauh berbeda dari kita sendiri ," kata Profesor Peter Currie, peneliti Regenerative Medicine Institute Monash University, Australia, seperti dilansir ScienceDaily, Jumat (7/10) atau Sabtu (8/10) WIB.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/09/0930163620X310.jpg
Ikan paru-paru/lung fish


Bersama Nicolas Cole, dari University of Sydney, Prof Currie melaporkan penelitian mereka di jurnal PloS Biology. Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa spesies ikan paru-paru purba adalah nenek moyang dari tetrapoda. Ikan ini bisa bertahan di darat, menghirup udara, dan menggunakan sirip panggul mereka untuk mendorong diri mereka sendiri.

Australia adalah rumah bagi tiga spesies dari ikan paru-paru. Tim peneliti menggunakan ikan yang hidup hari ini untuk melacak evolusi otot-otot sirip panggul untuk mengetahui bagaimana beban kaki belakang berevolusi pada tetrapoda.

Mereka menemukan bahwa ikan bertulang memiliki mekanisme untuk membentuk otot sirip panggul, suatu mekanisme yang adalah batu loncatan untuk evolusi tetrapoda. ( kompas.com )

READ MORE - Inilah Bukti Lain Kalau Manusia Memang Berasal Dari Ikan

Beginilah Tahap - Tahapan Menyelamatkan Hard Disk Yang Telah Rusak

Beginilah Tahap - Tahapan Menyelamatkan Hard Disk Yang Telah Rusak - Harddisk berisikan kepentingan magnetic yang dapat menyimpan data digital. Kerusakan yang terjadi. Masalah akan timbul ketika beberapa data penting yang telah kita simpan tiba tiba hilang. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara menyelamatkan data pada hard disk yang rusak.

Hard disk dapat mengalami kerusakan sama halnya dengan perangkat lainnya. Apabila hard disk Anda telah rusak, mungkin Anda tidak akan berpikir dua kali untuk membeli sebuah hard disk baru. Karena secara umum, cukup sulit untuk memperbaiki hard disk yang telah rusak.


http://situsdownload.com/wp-content/uploads/2011/05/harddisk-300x300.jpg


Akan tetapi, bagaimana apabila data-data yang terdapat di dalam hard disk tersebut merupakan data yang penting? Tentu Anda tidak rela hard disk Anda rusak begitu saja. Jangan khawatir, apabila Anda membaca artikel berikut ini, maka Anda akan mengetahui bahwa masih ada jalan untuk menyelamatkan data yang terdapat pada hard disk Anda tersebut. Atau bahkan secara “ajaib” menyelamatkan hard disk Anda hingga dapat berfungsi kembali.

Bagaimana caranya? Artikel itu menyebutkan bahwa Anda perlu menempatkan hard disk yang telah rusak pada freezer. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:

  1. Lepaskan hard disk rusak dari komputer.
  2. Simpan hard disk di dalam sebuah plastik berpenutup khusus (zip top freezer bag), gunakan plastik penutup yang berkualitas.
  3. Simpan hard disk yang telah ditutupi plastik penutup itu di dalam sebuah plastik penutup lainnya (double). Pastikan Anda menutupnya dengan rapat.
  4. Setelah selesai, tempatkan hard disk yang telah terbungkus rapat tersebut pada bagian freezer terdingin.
  5. Biarkan hard disk di dalam freezer paling tidak selama 12 jam.
  6. Setelah dirasa telah benar-benar dingin, pasangkan kembali hard disk pada komputer dan mulailah mengambil data di dalamnya. Mulai dengan data yang terpenting.
  7. Pada titik tertentu, kemungkinan hard disk akan kembali tidak dapat digunakan. Ulangi langkah pertama hingga langkah keenam.
  8. Anda mungkin perlu mengulangi langkah-langkah di atas hingga semua data di dalam hard disk berhasil dipindahkan. ( situsdownload.com )

READ MORE - Beginilah Tahap - Tahapan Menyelamatkan Hard Disk Yang Telah Rusak

Menguak Misteri Kehidupan Di Lubang Hitam

Menguak Misteri Kehidupan Di Lubang Hitam — Kosmolog asal Rusia, Vyacheslav Dokuchaev, berpendapat bahwa kehidupan bisa saja terdapat di lubang hitam supermasif. Menurutnya, dalam lubang hitam supermasif sebenarnya terdapat kondisi yang mendukung kehidupan. Makhluk yang hidup dalam lubang hitam akan berevolusi menjadi makhluk yang paling maju di semesta.

Tentu saja pendapat Dokuchaev ini mencengangkan. Pasalnya, hingga sejauh ini, ilmuwan hanya memprediksikan bahwa kehidupan terdapat di Mars dan planet ekstrasurya, dan itu pun belum terbukti. Di samping itu, diyakini bahwa lubang hitam memiliki gravitasi kuat yang mampu menyedot apa pun ke dalamnya. Rasanya tidak mungkin ada kehidupan di sana.

Namun, Dokuchaev menjelaskan bahwa ada bukti kemungkinan kehidupan di lubang hitam dalam jurnal arXiv Cornell University, AS. Ia mengatakan bahwa di dalam lubang hitam ada sebuah wilayah di mana foton bisa tetap ada dalam orbit periodik yang stabil. Menurutnya, jika ada foton yang bisa 'selamat', maka sangat mungkin ada planet yang juga eksis.



http://assets.kompas.com/data/photo/2010/12/10/1006475620X310.jpg
Citra hasil simulasi yang bakal terlihat di sekitar lubang hitam saat cahaya dibelokkan akibat tersedot gravitasi sangat kuat.


Orbit stabil itu hanya terdapat setelah melewati horizon peristiwa, mulut dari lubang hitam, di mana tak ada keteraturan ruang dan waktu. Melampaui horizon peristiwa, terdapat horizon Cauchy di mana ruang dan waktu kembali stabil. Di horizon itulah, menurut Dokuchaev, kehidupan terdapat.

Seperti dikutip Daily Mail, Jumat (7/10.2011), Dokuchaev mengatakan, "Ruang dalam lubang hitam supermasif dihuni oleh peradaban yang sangat maju, tak terlihat dari luar." Ia mengatakan bahwa kehidupan yang ada sudah tergolong Type III dalam skala Kardashev, jauh dari manusia yang ada pada Type I.

Skala Kardashev adalah sebuah skala yang dikembangkan oleh astronom Rusia, Nikolai Kardashev, untuk mengukur kemajuan sebuah peradaban secara astronomi. Type I ialah peradaban yang mampu memanfaatkan potensi planet yang dihuni, Type II adalah peradaban yang mampu memanfaatkan potensi tata suryanya, dan Type III bisa memanfaatkan potensi galaksinya.

Betapapun hebatnya argumen Dokuchaev, hal itu sulit untuk dibuktikan. Kita mungkin tak akan tahu apakah pendapat Dokuchaev benar atau salah sebab mengobservasi lubang hitam dan interiornya masih merupakan tantangan besar saat ini. Mungkin, pendapat Dokuchaev hanya akan bertahan sebagai teori. ( kompas.com )

READ MORE - Menguak Misteri Kehidupan Di Lubang Hitam

Penemuan Fosil Serangga Bersayap Renda Di China

Penemuan Fosil Serangga Bersayap Renda Di China — Tim ilmuwan dari Capital Normal University di Beijing, China, dan Institute of Biology and Soil Science di Vladivostok di Rusia menemukan fosil serangga bersayap renda di China, berasal dari masa Mesozoikum. Hasil penemuan ini dipublikasikan di jurnal open access Zookeys yang terbit 24 September 2011 yang lalu.

Spesies fosil serangga yang ditemukan adalah Undulopsychopsis alexi. Spesies itu termasuk famili Psychopsidae, memiliki kekhasan berupa sayap lebar, berurat padat seperti renda-renda, berambut halus dan pola khas.

Undulopsychopsis alexi berbeda dengan serangga lain dalam satu famili karena margin sayap yang berombak dan polanya. Spesies serangga bersayap renda ini sudah eksis sejak 120 juta tahun yang lalu.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/10/1824035620X310.jpg


Famili Psychopsidae sendiri pada masa Mesozoikum tersebar luas di seluruh dunia. Namun, saat ini penyebaran famili ini terbatas di wilayah Afrika bagian selatan, Asia bagian tenggara, dan Australia. Banyak tantangan lingkungan yang harus dihadapi famili ini.

"Ciri penting dari spesies ini yang bisa dilihat dari fosil ini ialah bahwa fosil ini mewarisi 2 famili serangga neuroptera yang berbeda, famili Psychopsidae yang masih eksis saat ini dan Osmylopsychopidae yang sudah punah," kata Vladimir Makarkin, salah satu peneliti, seperti dikutip Science Daily, Jumat (7/10/2011).

Undulopsychopsis alexi tepatnya ditemukan di Pripinsi Liaoning, China. Penemuan ini membuka kemungkinan memahami evolusi serangga bersayap renda. ( kompas.com )

READ MORE - Penemuan Fosil Serangga Bersayap Renda Di China

Temuan Batu Bekas Kerajaan Kuno di Tasikmalaya

Temuan Batu Bekas Kerajaan Kuno di Tasikmalaya -- Batu diduga situs peninggalan zaman kerajaan ditemukan warga di kebun Kampung Nangklong, Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Salah seorang warga penemu batu juga pemilik kebun tersebut, Hasbini (53), Senin, mengatakan batu yang diduga peninggalan zaman kerajaan itu ditemukan saat melakukan penggalian tanah kebun, Kamis (6/10).

Sebelumnya Hasbini mengaku pernah bermimpi tentang keberadaan batu tersebut berada kawasan bawah tanah kebun miliknya untuk dijaga baik-baik. Selanjutnya Hasbini membuktikan mimpi tersebut dengan melakukan penggalian tanah di kebunnya, dan ternyata ditemukan batu berukuran berdiameter sekitar 1,5 meter.

Di atas dataran batu tersebut, kata Hasbini terlihat seperti gambaran peta dan terdapat tulisan seperti menyerupai angka 0, 1 dan 5. Selain penemuan batu tersebut, Hasbini menemukan sejumlah batu yang berukuran lebih kecil memiliki motif seperti garisan menggambarkan perbukitan daerah sekitar.

Sementara itu tokoh pemuda penggerak budaya dan pariwisata Situ Sanghyang, Kabupaten Tasikmalaya, Jamjam, mengatakan penemuan batu tersebut diharapkan dapat mengungkap sejarah kerajaan dan keberadaan Situ Sanghyang.


data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCAB4AIcDASIAAhEBAxEB/8QAGgAAAwEBAQEAAAAAAAAAAAAAAAIDAQQFBv/EAC8QAAIBBAEDAwIEBwEAAAAAAAECEQADEiExIkFRBBNhcYEjMqGxBUKRwdHh8BT/xAAYAQEBAQEBAAAAAAAAAAAAAAABAAIDBf/EABcRAQEBAQAAAAAAAAAAAAAAAAABETH/2gAMAwEAAhEDEQA/APqPUI9y4oHTbVJYqOT8VbpZ16Qo+Gg0W4fgkiQDuCKwMr54q2jEsNivPekDYW9cIYkwCCZ39jUfTXbfqOm2dowU5cx/fiunEyDlxr6CvP8AUekttdtm3bVFVpYD+epLoPbEIARvQ4pL1y69vL0102zb1BXk0158QFtWgANLHA1SJ6wm4ti7aa3cxksFlT96NOOi6bfqgbV3MFYMjQk+PtXSPUCzZWzZEKqgLvtXGwfYhBjoMTREL1ggAjg80yix1f8AqaCQVkxAYyPmaz1N5iMsCDByAH7VxZqv5Rsnp+KHY7ZpmDiszNOrD22JQK/BGz9KDfuLbOS8jjX96khQBthX0EP767010i2JxZhIAVgNHz80F0I7KAr3CcjNdCsoIDyQfM1xSQ0AjAd4gg06uWdcmEd/mkWOwgFwlsSDtzP9IpQCg9uZ5K5CQfrSswgHZYGTHANLBgQ5UfSZ+tWjCe6otBnPV/Oo4mipsBmT0g8UVLI8tfVepHry1iXt5ABY/MOJr3CgUEXJAjfzXNY/ALMQGJAERBFL7lyXN18w3Aj8tDeL3nKoCgxB1B3Ncno0uG2y+odSUOmU1U3GYlNGBMxqsDFMgVgKZiKhjXhQFZZXyDUwpylTI764+9PkWWXIK8xj+tCnqOCkwOwG6CLr2woPuEv4NT9y2XFs3OuRIqgwMmDI3PitV0WMfmSdTSsIiKbhYw3aT2prkqYTD4y7fSsyQZKOYlljezqa1gN+5uRrVSSd2I4VrgO8tfrVMgXIA6hsk0rQEyIy3sgarS0tBBEiI4kGlMdmUx0wx58f7pL14WbgMtx24AmoehuLbuP6Vg5ZZIyFdjFIi4BDCDFQVZxEghtbMdqlnLQB9RNbkMlChTrj6U46SzPHtgTkRHzUyk83AQt3B50wgx/mimS96e9JN1FaNhmxminaHSygWJIVnZuY4+K5mBVmbMAExAHFWuErZTMMGPIqZBLTiXnkDcVh0IhnpETJGv2pXUW4/EJDHYJ4PiqFghOWlJhT3rnt+lSzdN/3WdzIlid/QVI4X22C5DIDKB47UKGBm5cEHaqBqKZGGyVDZbMjmmFsG2twnhumP8VJJrWbEDJcTIYd+KoFJYb6YMgrTJDEkDUk71THKIVSB2g9qih6lC9uLbYPrFjv7U3UwVXIDCNjzVGtsSQw0IIgilY4oWRDcx+dzSAEBuuztJUjErNZi2WZkGBI2ST23QyZHsF0GAFAuOCQqgEeO9SCmXDsCT2iluBmZgVJJM7PanDIV/MNbkUxdlXQHxA5qWIhWU7IE8broW2hMO0KNx2n5+KiQrODAzGpO5FOTdMC2qlT8wT8Us0rWLQsq95UckQHwkhe3/fNFcH8av3LTW7Nu2ysRkCrliKKRlemblzPM3RHGOMz/iuW96b31A/9DoAZbDUiqBeucoSIg0wCqi5GCP5ay0mt227izZMumsTP96HU+6VByIHUe4qjgAhrkCfJ71l+8ti3LKZOlIHJrLRQWxhnCtGvmnfE2+kAsO08H61ts+5a93FQp2vckRzTEWynURB/KAP3pxEYSeRj3k8CntS+ODQq85DkUqkuwOgX1ApMZsttxwDrZ3UjsZJUg8AzETTD2yS0lexxPFTRsgyAM2I5NDBFUZCWOyO9KaLqhitwjAjkaM1iMTcxWDhy0cjtWG2rEtBIDeI+KcKQoxOx27moNFvcgKZOiBEDuKW4xJABnKfrQ5BQg7gb3NAUe8pJJGJgR+tSNczX24wymXmeO8U+gCPbYgky2UR9qe3iCQCBG99qS1koaGyLxvzSE2dlJZ/bTEwpMzHzRWXLS3LotFSAVnJhI+hoqBSntp0uBPIJmmy0en5jvNTKnLiYJyy7TWgAPAEgbDGstskQBdfGATPinM3rJGKkMDGQ/Wgrn4IJmDWO+xA2Bs1IwyRAswqaAjVJcdk63DEGAuKz96bIlFgRIInmKZUCHvlrvUk/xQ6Pn0j84A/bxVZlsiZGUcRrvWaMnQcaEikiBvz5jVULGQKntqDIbIc6rFfIypUkmZHegau4lSdTkT+lCL7ShZzM8mkHDqAQR0iTujIxAX7/ADShhOU5DwBQCWPTs6PxUmlb0qbdxVC/nBEkirMjXFVp0uwF7+JpMQ1tjMiNCN06YogW6QGCjpB0IpFayG8QzthislAdN5mlum5gVsyHC9JjU/TxQzZOWUgLpcfiqsIJCTIG90s1HO5bWGdiwAJ6eT9KKdnHuNFsuW6THIA3zRUkcwFEAb/6aVLhUiGBjkjvTPalIAme3msIBIOB6Ox7VhtjTB3I/rWr1MQSBOuKVcipLKUUsQBThVDYsSSKiwRbBQyQZMjinZywhQMR3qfQCZkTxBJNMVCyJyA8bqRRkQN6O6cAZASZjxxSGAZjc6BoXIXMVBgD/oqTYB7REj6UgLlyggWxx5b/ABTOQddj88GqrbYKNEGf+NIRPScQoUAd/NMuugZM7AmQBA+9VVG6h06MydyKZURkuh2KagD5+9I0hBACqd4yCwOz9qe0pJHuIgEcwZJ8Uo94XBIBtmQW+KuSRjOQUbpDnRrbm4MgBlwBFZFwMSHkE9xVWtgrlve5471KwWuB5GMCFY7n5/X9KQEL27pLCUPydfSinNo3LaxcVCTsxzRQC3GLAgwBjP8AvVLae4LZYPzr61gUgZOSZ8GsIB1hABmJ7VnHTSFlxEdRLQY4ituZe3cYkQNkEwKpgonEtsRulxIEACCJMwaEQXJybcDQgaNClCdyGjmYn6U5QBywkZbBmf60ugAInHgkTB71FvUmJAUidyeKJORUHgc+KFtgzKgqx2KqVYIVTExE61SzU71q+xtC1dCjM5nzXSWS24VACwJOjArnVAWN1UST/KNQPNUc9YEaEAjGee80gNkjKQJkkADv9aCyv7ptvIV4aYgGsOEEJkQp/Nwx3xVCsEjGLc5MT5NSTN5Vv2kZiMpxB71VbuTuAJCHqitU2h1PiWGgcRI+mtUMyq1zDYMhgD3qFc3qL94/xCytkEW46lj4q7EfiW4kTuDGteKwDJZXx9NeJpFe2RkACeJpQVevoy9wz07j70UAxpmJYASeKKkQ9UQpVS2z/qgDUjZPO6KKzTE/xluiRKEa+KoTAK8SP6UUUNMLYnkLJ1NNbUFwsyOST2oopBzbyJybFdSAJK0eoDXLYVCLdxtgDuN0UVCkuMjMVFwFkgNrv/uqW7JcursAgHTBiDRRVOqkCpbuoVlsQeTwao7+5kqiZO+qiilJNfxbHEkEcjz4qthggh7YBM6J3J80UVIt3NLItAsGjqiktXC0rBDRBJHP2oopZaYP5WM9zEUUUVG1/9k=


Apabila batu tersebut terbukti peninggalan bersejarah, menurut Jamjam tentu ada kaitannya dengan berdirinya sejumlah kerajaan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Sejak penemuan batu diduga peninggalan bersejarah itu, warga setempat maupun sejumlah daerah lainnya di luar kecamatan terus berdatangan hanya sekedar ingin melihat keberadaan batu tersebut.
Agar batu dapat terjaga dengan baik, sejumlah warga setempat menjaganya, termasuk pengurus pariwisata Situ Sanghyang melaporkan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya serta Balai Arkeologi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. ( republika.co.id )

READ MORE - Temuan Batu Bekas Kerajaan Kuno di Tasikmalaya

Ternyata Ada Sebuah Sistem Yang Sangat Sempurna Sedang Bekerja Jauh Tinggi Di Atas Bumi Ini

Ternyata Ada Sebuah Sistem Yang Sangat Sempurna Sedang Bekerja Jauh Tinggi Di Atas Bumi Ini - Kebanyakan manusia yang memandang ke arah langit tidak pernah berpikir tentang fungsi atmosfir sebagai pelindung. Hampir tak pernah terlintas dalam benak mereka tentang apa jadinya bumi ini jika atmosfir tidak ada.

Foto berikut ini adalah kawah raksasa yang terbentuk akibat hantaman sebuah meteor yang jatuh di Arizona, Amerika Serikat. Jika atmosfir tidak ada, jutaan meteorid akan jatuh ke Bumi, sehingga menjadikannya tempat yang tak dapat dihuni.


Namun, fungsi pelindung dari atmosfir memungkinkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya dengan aman. Ini sudah pasti perlindungan yang Allah berikan bagi manusia, dan sebuah keajaiban yang dinyatakan dalam Al Qur'an.

Dalam Al Qur'an, Allah memberikan ilmu kepada kita tentang salah satu sifat makhluk-Nya yang dirancang khusus sebagai tameng untuk kehidupan di bumi. Itulah sesuatu yang sangat menarik tentang langit. Dalam hal ini, ulama menafsirkan langit sebagai atmosfir, beberapa lapisan di atas bumi yang mempunyai rancangan komposisi kimiawi yang begitu akurat.

وَجَعَلْنَا السَّمَاء سَقْفًا مَّحْفُوظًا وَهُمْ عَنْ آيَاتِهَا مُعْرِضُونَ

Allah swt. berfirman, "Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya." (Al Qur'an, 21:32)

Sejumlah penelitian mengkaji lebih dalam tentang sifat unik langit ini. Antara lain:

Atmosfir yang melingkupi bumi berperan sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan. Dengan menghancurkan sejumlah meteor, besar ataupun kecil ketika mereka mendekati bumi, atmosfir mencegah mereka jatuh ke bumi dan membahayakan makhluk hidup.

Atmosfir juga menyaring sinar-sinar dari ruang angkasa yang membahayakan kehidupan. Menariknya, atmosfir hanya membiarkan agar ditembus oleh sinar-sinar tak berbahaya dan berguna, - seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet tepi, dan gelombang radio.

Semua radiasi ini sangat diperlukan bagi kehidupan. Sinar ultraviolet tepi, yang hanya sebagiannya menembus atmosfir, sangat penting bagi fotosintesis tanaman dan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup. Sebagian besar sinar ultraviolet kuat yang dipancarkan matahari ditahan oleh lapisan ozon atmosfir dan hanya sebagian kecil dan penting saja dari spektrum ultraviolet yang mencapai bumi.

Fungsi pelindung dari atmosfir tidak berhenti sampai di sini. Atmosfir juga melindungi bumi dari suhu dingin membeku ruang angkasa, yang mencapai sekitar 270 derajat celcius di bawah nol.

Tidak hanya atmosfir yang melindungi bumi dari pengaruh berbahaya. Selain atmosfir, Sabuk Van Allen, suatu lapisan yang tercipta akibat keberadaan medan magnet bumi, juga berperan sebagai perisai melawan radiasi berbahaya yang mengancam planet kita.

Radiasi ini, yang terus- menerus dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lainnya, sangat mematikan bagi makhuk hidup. Jika saja sabuk Van Allen tidak ada, semburan energi raksasa yang disebut jilatan api matahari yang terjadi berkali-berkali pada matahari akan menghancurkan seluruh kehidupan di muka bumi.

Dr. Hugh Ross berkata tentang perang penting Sabuk Van Allen bagi kehidupan kita:
Bumi ternyata memiliki kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet ini membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi Bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Jika lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin dapat berlangsung di Bumi.

Satu-satunya planet berbatu lain yang berkemungkinan memiliki medan magnet adalah Merkurius - tapi kekuatan medan magnet planet ini 100 kali lebih kecil dari Bumi. Bahkan Venus, planet kembar kita, tidak memiliki medan magnet. Lapisan pelindung Van-Allen ini merupakan sebuah rancangan istimewa yang hanya ada pada Bumi.

Energi yang dipancarkan dalam satu jilatan api saja, sebagaimana tercatat baru-baru ini, terhitung setara dengan 100 milyar bom atom yang serupa dengan yang dijatuhkan di Hiroshima. Lima puluh delapan jam setelah kilatan tersebut, teramati bahwa jarum magnetik kompas bergerak tidak seperti biasanya, dan 250 kilometer di atas atmosfir bumi terjadi peningkatan suhu tiba-tiba hingga mencapai 2.500 derajat celcius.

Singkatnya, sebuah sistem sempurna sedang bekerja jauh tinggi di atas bumi. Ia melingkupi bumi kita dan melindunginya dari berbagai ancaman dari luar angkasa. Para ilmuwan baru mengetahuinya sekarang, sementara berabad-abad lampau, kita telah diberitahu dalam Al Qur'an tentang atmosfir bumi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung. mnh/the miracle of quran ( eramuslim.com )

READ MORE - Ternyata Ada Sebuah Sistem Yang Sangat Sempurna Sedang Bekerja Jauh Tinggi Di Atas Bumi Ini

Rahasia Pembangunan Piramida Mesir Sudah Terungkap Semenjak 1400 Tahun Yang Lalu

Rahasia Pembangunan Piramida Mesir Sudah Terungkap Semenjak 1400 Tahun Yang Lalu - Sejak lama para ilmuwan bingung bagaimana cara sebuah piramida dibangun. Hal ini karena teknologi mengangkat batu-batu besar yang bisa mencapai ribuan kilogram ke puncak-puncak bangunan belum ditemukan di zamannya. Apa rahasia di balik pembangunan piramida ini?

Dalam edisi tanggal 1 Desember 2006, Koran Amerika Times menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya.

Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dalam mengelola tanah liat hingga menjadi batu. Dan teknik tersebut menjadi hal yang sangat rahasia jika dilihat dari kodifikasi nomor di batu yang mereka tinggalkan.

Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang paling besar di Giza, terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual alias olahan tanah liat.

Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry untuk membangun monumen yang tinggi, termasuk piramida. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan kilogram. Sementara untuk dasarnya, Firaun menggunakan batu alam.

Piramida, dan lumpur yang sudah diolah menurut ukuran yang diinginkan dibakar untuk diletakkan di tempat yang paling tinggi.

Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air sehingga membentuk campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida.



Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dan batu buatan.


Dengan metode pembuatan batu besar melalui cara ini, sang profesor membutuhkan waktu sepuluh hari hingga mirip dengan batu aslinya.

Sebelumnya, seorang ilmuwan Belgia, Guy Demortier, telah bertahun-tahun mencari jawaban dari rahasia di balik pembuatan batu besar di puncak-puncak piramida. Ia pun berkata, “Setelah bertahun-tahun melakukan riset dan studi, sekarang saya baru yakin bahwa piramida yang terletak di Mesir dibuat dengan menggunakan tanah liat.”


Selama ini, ilmuwan hanya mempunyai jawaban yang fiktif soal cara membangun piramida Firaun. Bagaimana mengangkat batu-batu besar yang jumlahnya mencapai 2,8 juta batu. Waktu itu, mereka menyatakan secara fiktif bahwa orang Mesir kuno memiliki kemampuan mengangkat jutaan batu yang beratnya sekitar lima atau enam ribu kilogram!



Penemuan oleh Profesor Prancis Joseph Davidovits soal batu-batu piramida yang ternyata terbuat dari olahan lumpur ini memakan waktu sekitar dua puluh tahun.


Sebuah penelitian yang luas tentang piramida Bosnia, "Piramida Matahari" dan menjelaskan bahwa batu-batunya terbuat dari tanah liat! Ini menegaskan bahwa metode ini tersebar luas di masa lalu. (Gambar dari batu piramida).


Sebuah gambar yang digunakan dalam casting batu-batu kuno piramida matahari mengalir di Bosnia, dan kebenaran ilmiah mengatakan bahwa sangat jelas bahwa metode tertentu pada pengecoran batu berasal dari tanah liat telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dalam peradaban yang berbeda baik Rumania atau Firaun!

Alquran Ternyata Lebih Dulu Punya Jawaban

Jika dipahami lebih dalam, ternyata Alquran telah mengungkapkan hal ini dari beberapa ayat-ayat yang Allah firmankan. Antara lain:


وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرِي فَأَوْقِدْ لِي يَا هَامَانُ عَلَى الطِّينِ فَاجْعَلْ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَطَّلِعُ إِلَى إِلَهِ مُوسَى وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ مِنَ الْكَاذِبِينَ

“Dan berkata Fir'aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan Sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia Termasuk orang-orang pendusta." (Al-Qashash:38)

Ayat ini menunjukkan rahasia dari teknologi konstruksi yang digunakan untuk bangunan tinggi sebuah monumen seperti disebutkan “buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi”. Teknik ini didasarkan pada lumpur dan panas seperti dalam ayat: “Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat!”

Subhanallah! Ada bukti yang menunjukkan bahwa patung-patung raksasa dan tiang-tiang yang ditemukan dalam peradaban Rumania dan yang lainnya juga dibangun dari tanah liat! Dapat dikatakan: bahwa keajaiban Al Qur'an menunjukkan cara untuk membangun bangunan-bangunan dari tanah liat dan ini yang tidak diketahui pada waktu turunnya Alquran hingga zaman modern saat ini.

Siapa yang memberitahukan kepada Nabi saw tentang berita ini?

Al-Quran adalah kitab pertama yang mengungkapkan rahasia bangunan piramida, bukan para Ilmuwan Amerika dan Perancis. Pertanyaannya adalah:

Kita tahu bahwa Nabi saw tidak pergi ke Mesir dan tidak pernah melihat piramida, bahkan mungkin tidak pernah mendengar tentangnya. Kisah Firaun, terjadi sebelum masa Nabi saw ribuan tahun yang lalu, dan tidak ada satupun di muka bumi ini pada waktu itu yang mengetahui tentang rahasia piramida. Sebelum ini, para ilmuwan tidak yakin bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun monumen tinggi kecuali beberapa tahun belakangan ini.

Bagaimana Nabi saw sebelum 1400 tahun yang lalu memberitahukan bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun monumen ...

Ayat ini sangat jelas dan kuat membuktikan bahwa nabi Muhammad saw tidaklah membawa apapun dari padanya tetapi Allah yang menciptakan Firaun dan menenggelamkannya, dan Dia pula yang menyelamatkan nabi Musa ... Dan Dia pula yang memberitahukan kepada Nabi-Nya akan hakikat ilmiah ini, dan ayat ini menjadi saksi kebenaran kenabiannya pada zaman modern ini!!

Subhanallah! Ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai akal. ( eramuslim.com )

READ MORE - Rahasia Pembangunan Piramida Mesir Sudah Terungkap Semenjak 1400 Tahun Yang Lalu