Penelitian dilakukan dengan menganalisis endapan paleotsunami di daerah Meulaboh, Nanggroe Aceh Darussalam. "Dari situ terlihat bahwa pernah terjadi tsunami besar di Aceh sekitar 600 tahun silam," jelas Eko Yulianto, peneliti LIPI, pada Senin (25/7/2011).
Data yang diungkapkan oleh Eko ini menepis anggapan bahwa Aceh belum pernah dilanda gempa Bumi di atas 9 skala Richter sebelum tahun 2004. "Sayang, hal ini ditemukan setelah musibah 2004. Jika ditemukan lebih cepat, sebenarnya jumlah korban gempa dan tsunami bisa diminimalisir," kata Eko.
Arkheologi
- Kota Tanis Adalah Salah Satu Kota Paling Misterius Di Dunia
- Ini Bukti Kalau Suku Kerinci Lebih Tua Ketimbang Suku Inka
- Tim Turangga Seta Akhirnya Menemukan Struktur Teras Piramid Di Gunung Lalakon
- Wow ... Ada ratusan piramida di Indonesia, dan tingginya tak kalah dari piramida Giza di Mesir
- Misteri kota Atlan yang penuh dengan batangan emas
- Harta Tak Ternilai Tersembunyi Dibalik Cekungan Witwatersrand Afrika Selatan
- Ada Patung Manusia Yang Dibuat 14 Abad Sebelum Masehi Di Bondowoso
Tsunami Pangandaran
Eko juga melakukan penelitian di tebing dekat Sungai Cikembulan, Pangandaran, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan empat lapisan pasir yang disebutnya bisa menjadi bukti awal bahwa area tersebut pernah beberapa kali dilanda tsunami. Salah satu lapisan berupa lapisan pasir tebal yang terendap di atas lumpur mangrove. Dalam lapisan itu terdapat cangkang Foraminifera.
Temuan itu mengungkapkan bahwa kurang lebih 400 tahun yang lalu, di wilayah ini pernah terjadi tsunami. "Skalanya jauh lebih besar daripada tsunami 2006 lalu," kata Eko yang pakar paleotsunami. ( National Geographic Indonesia )
READ MORE - Kisah Tsunami Aceh 600 Tahun Yang Lalu





